Archive for September 2014
Dalam
Pengertian Marketing atau dikenal sebagai kata pemasaran merupakan
salah satu bagian dari penjualan atau permintaan. Pengertian Marketing
atau pemasaran berperan penting bagi semua usaha, karena pemasaran
mempunyai kedudukan sebagai penghubung antara perusahaan pembuat produk
dengan konsumen atau masyarakat sebagai pemakai produk.
Oleh
karena itu, perusahaan selalu memberikan perhatian yang maksimal
terhadap hal ini agar tujuan perusahaan bisa tercapai dengan baik.
Selain itu juga, pemasaran adalah suatu proses kegiatan menyeluruh dan
terpadu yang terdapat di dalamnya individu maupun kelompok untuk
mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan dengan cara membuat
produk, menetapkan harga, mengkomunikasikan sebuah informasi atau
mempromosikan dan menyalurkan melalui kegiatan pertukaran untuk
memberikan kepuasan terhadap konsumen dan perusahaan. Pemasaran dapat
bertindak sebagai pembeli maupun penjual. Misalnya seseorang ingin
membeli sebuah rumah yang baru saja akan dijual. Masing-masing calon
pembeli berusaha memasarkan diri kepada penjual.
Konsep Pemasaran
- Kebutuhan, keinginan dan permintaan
Dalam
memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia, maka manusia membutuhkan
udara, air, makanan, pakaian, harga diri dan tempat berlindung untuk
bertahan hidup. Dengan demikian kebutuhan ini pun tak diciptakan oleh
masyarakat melainkan pada kondisi manusia itu sendiri serta untuk
kebutuhan biologis. Selain itu, manusia menginginkan pendidikan,
rekreasi, dan jasa-jasa lainnya serta keinginan manusia dengan memuaskan
kebutuhan yang secara spesifik. Sedangkan permintaan adalah keinginan
akan produk yang spesifik didukung oleh kesediaan untuk membelinya.
Sehingga keinginan inilah yang akan menjadi permintaan jika daya beli
yang mendukung.
- Produk
Produk
dapat dikatakan sebagai penawaran yang dibedakan dengan tiga jenis
yaitu barang, jasa dan gagasan. Produk merupakan suatu yang dapat
ditawarkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan.
- Nilai, biaya dan kepuasan
Nilai adalah
perkiraan konsumen terhadap seluruh kemampuan produk yang dapat
memuaskan kebutuhan. Misalnya seseorang ingin memuaskan kebutuhannya
dalam melakukan perjalanan ke tempat kerjanya, dengan menggunakan
beberapa produk seperti sepeda, mobil, motor, taksi. Masing-masing
produk memiliki kemampuan yang berbeda dalam memuaskan kumpulan
kebutuhan itu. Sepeda lebih ekonomis, lambat dan membutuhkan lebih
banyak tenaga dibandingkan mobil dan motor.
- Pertukaran dan transaksi
Pertukaran
akan terjadi apabila kedua belah pihak dapat menyetujui beberapa syarat
pertukaran. Pertukaran sering digambarkan sebagai proses penciptaan
nilai karena pada umumnya pertukaran membuat kedua belah pihak menjadi
lebih baik. Pertukaran harus dapat dilihat sebagai proses bukan sebuah
kejadian. Kedua pihak terlibat dalam pertukaran apabila mengarah pada
sebuah kesepakatan. Pada saat dicapai kesepakatan, maka dapat mengatakan
bahwa sebuah transaksi telah terjadi.
- Hubungan dan jaringan
Pemasaran
hubungan adalah pemasaran transaksi yang memuaskan dengan pihak-pihak
pelanggan dan pemasok guna mempertahankan bisnis dalam jangka panjang.
Hasil dari pemasaran hubungan yang utama adalah pengembangan aset unik
perusahaan yang biasa disebut jaringan pemasaran terdiri dari perusahaan
dan pihak-pihak yang berkepentingan seperti pelanggan, pemasok,
pekerja, penyalur, pengecer dan pihak lain yang bersama-sama dengan
perusahaan membangun hubungan bisnis yang menguntungkan.
- Pasar
Pasar
yang terdiri semua pelanggan yang memiliki kebutuhan dan keinginan yang
sama dan mampu melaksanakan pertukaran. Ukuran pasar bergantung pada
jumlah orang yang memuaskan kebutuhan dan keinginan, memiliki sumber
daya yang menarik dan bersedia menawarkan sumber daya ini untuk ditukar
sesuai dengan keinginan.
- Pemasar dan calon pembeli
Pemasar
adalah seorang yang bekerja dalam mencari satu atau lebih calon pembeli
guna memuaskan kebutuhan dan keinginan. Sedangkan calon pembeli adalah
seorang yang diidentifikasi oleh pemasar sebagai orang yang mungkin
bersedia dan mampu terlibat dalam pertukaran nilai.
Peranan dalam Pengertian Marketing, yaitu sebagai berikut :
- Pada Pengertian Marketing terdapat peranan penting dalam masyarakat yaitu : contohnya di negara Amerika bahwa penduduk Amerika dalam melakukan transaksi setiap hari dibutuhkan seperti makanan, minuman, pakaian dan rumah untuk jumlah penduduk yang besar. Karena itu, pemasaran membuat makanan tersedia ketika dibutuhkan, dalam jumlah yang diharapkan, tempat yang mudah untuk dijangkau dan bersih serta paket dengan bentuk bervariasi yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
- Pemasaran berperan penting dalam dunia bisnis karena memberikan kontribusi secara langsung dalam mencapai kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Yang penting dalam organisasi bisnis adalah menilai keinginan dan kepuasan dari konsumen pada saat ini dan calon konsumen, mendesain dan mengatur penawaran produk, menentukan harga dan kebijakan harga, mengembangkan strategi pelayanan dan melakukan komunikasi dengan konsumen atau calon konsumen.
- Dalam Pengertian Marketing, disebutkan dapat menawarkan peluang karier yang disebabkan karena pemasaran menawarkan kesempatan karier dalam bidang-bidangnya seperti penjualan professional, riset pemasaran, periklanan, pembelian eceran, manajemen produk, pengembangan produk dan perdagangan grosir.
Customer itu artinya Pelanggan atau dalam beberapa
kondisi bisa kita sebut sebagai calon pembeli. Adapun pelanggan suatu
perusahaan dibagi menjadi dua lagi antaralain :Pelanggan internal : merupakan pelanggan yang berasal dari dalam perusahaan yang membantu kita dalam operasional perusahaan dan mempengaruhi capaian perusahaan.
Service artinya pelayanan membantu
orang lain dalam melakukan sesatu. jadi customer sevice artinya pelayanan
pelanggan. yaitu melayani sebelum pelanggan membeli suatu produk,
melayani selama proses pembelian, dan melayani setelah pembelian. kesemua itu tujuannya adalah demi kepuasan pelanggan, dan agar pelanggan bisa memperoleh kepastian terhadap suatu produk, baik kepastian harga maupun informasi produk. Jadi ada dua hal yang menjadi tujuan utama adanya Customer Service , yaitu melayani pelanggan atau calon pembeli dan membantunya dengan memberikan informasi yang jelas tentang produk.
melayani selama proses pembelian, dan melayani setelah pembelian. kesemua itu tujuannya adalah demi kepuasan pelanggan, dan agar pelanggan bisa memperoleh kepastian terhadap suatu produk, baik kepastian harga maupun informasi produk. Jadi ada dua hal yang menjadi tujuan utama adanya Customer Service , yaitu melayani pelanggan atau calon pembeli dan membantunya dengan memberikan informasi yang jelas tentang produk.
Inti pekerjaan dari seorang Customer Service adalah melayani. dan senjata utama seorang Customer
Service adalah informasi tentang segala
hal yang berkaitan dengan perusahaan , baik profil, produk dan segala yang
berkaitan dengan system yang diterapkan dalam perusahaan. jadi Customer Service
harus menguasai semua hal yang berbau
informasi tentang perusahaan. dan menjadi kewajiban perusahaan untuk memberikan
informasi sekecil apapun kepada Customer
Service nya. kecuali yang berkaitan dengan keuangan.
Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan di antara pihak pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda fungsinya : untuk mencapai kesepakatan ke-2 pihak.
Negosiasi merupakan suatu aktivitas dan bentuk interaksi tawar menawar dalam perundinganuntuk mencapai suatu kesepakatan bersama
fungsinya mempermudah proses jual beli.
Untuk itu Negoisasi dapat juga diartikan sebagai berikut:
1. proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak lain.
2. penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang bersengketa.
3. langkah untuk membangun kesepahaman terhadap suatu permasalahan.
4. pembicaraan antara dua pihak atau lebih baik individual maupun kelompok untuk membahas usulan-usulan spesifik guna mencapai kesepakatan yang dapat diterima bersama.
fungsinya mempermudah proses jual beli.
Untuk itu Negoisasi dapat juga diartikan sebagai berikut:
1. proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak lain.
2. penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang bersengketa.
3. langkah untuk membangun kesepahaman terhadap suatu permasalahan.
4. pembicaraan antara dua pihak atau lebih baik individual maupun kelompok untuk membahas usulan-usulan spesifik guna mencapai kesepakatan yang dapat diterima bersama.
Sedangkan tujuan negoisasi adalah sebagai berikut:
1. Mempelajari tawaran klien / seseorang
2. Menawarkan suatu solusi permasalahan
3. untuk menyelesaikan konflik kepentingan dan permasalahan
1. Mempelajari tawaran klien / seseorang
2. Menawarkan suatu solusi permasalahan
3. untuk menyelesaikan konflik kepentingan dan permasalahan
Agar seorang negoisator sanggup menjadi seorang negoisasi yang baik dibutuhkan pula Ketrampilan dan wawasan yang luas Seperti kemampuan-kemampuan yang di bawah ini.
1.Komunikatif
2.Cerdas dan berwawasan
3. Humoris
4.Sikap Positif
5. Perhatian
6. Sabar
7. Jujur
8. Inisiatif dan kreatif
9. Sensitif atau peka
1.Komunikatif
2.Cerdas dan berwawasan
3. Humoris
4.Sikap Positif
5. Perhatian
6. Sabar
7. Jujur
8. Inisiatif dan kreatif
9. Sensitif atau peka
Berdasarkan pembahasan negoisasi di atas kiranya kita sudah tahu betapa pentingnya negoisasi karena dengan bernegoisasi semua masalah akan dapat di selesaikan dengan sistem kekeluargaan, seorang advokat dapat memberikan penjelasan hukum terkait masalah-masalah yang sedang dihadapi patnernya.
Lombok adalah pulau yang juga memiliki banyak keindahan yang belum
diketahui banyak orang, dan tempat-tempat ini sebenarnya mempunyai
kemampuan untuk menarik pariwisatawan yang lumayan banyak jikalau
benar-benar di kelola dengan baik oleh negara, akan tetapi tempat-tempat
ini masih bisa dibilang belum layak, dikarenakan jalan yang rusak dan
tak terurus, banyak lubang yang bisa memungkinkan para pengendara
mengalami kematian yang mengakibatkan kematian, karena banyak lubang
yang besar dan agak dalam.
Lombok mempunya banyak tempat indah,
dan juga masih banyak juga yang belum ada yang tau tempat indah untuk di
kunjungin, tapi ada juga yang sudah di ketahui orang walau tidak banyak
seperti:
1. Pantai Pelanet
2. Pantai Cemara
3. Pantai Surga
4. Pantai Pink
5. Kaliantan
6. Senggigi
7. Gili Manuk
8. Gili Air
9. Gili Terawangan dll
Penduduk
setempat menginginkan perbaikan di tempat mereka, karena dengan ada
fasilitas yang memadai mungkin juga bisa meningkatkan perekonomian
penduduk setempat dan bisa membantu untuk menunjang perekonomian yang
ada di indonesia, dan ini adalah sedikit gambaran foto-foto pantai yang
menurut saya indah dan mungkin bisa menarik perhatian parawisatawan bisa diliat di samping tulisan.
Lombok,
menarik tidak hanya karena peralihan di antara Indonesia Asia dan
Australia fauna dan flora zona- atau yang dikenal sebagai garis Wallace,
tetapi dikarenakan oleh dandanan kebudayaan yang memikat,dan berbagai
elemen pencampuran kebudayaan itu sendiri.
Lombok
di kenal dengan" putri cantik yang terTidur". para pengunjung dari
eropa menggambarkannya sebagai "desa perdana yang muda dan yang manis "
jika dipandang dari pojok mata yang gemerlapan. Di satu hal, Lombok
kelihatannya seperti Bali 50 tahun yang lalu.Ini disebabkan bahwa pada
akhir abad ke-17 banyak orang bali yang berdatagan ke lombok dan
masing-masing mempunyai kebudayaan dan peninggalan etniknya sendiri.
Kebudayaan
Lombok dengan kuat dipengaruhi oleh elemen dari luar, khususnya dari
Bali, Jawa (majapahit) dan Goa. pola hiasan elemen Asing meliputi, di
antaranya, lewat keramik Cina dari periode Dynasty Ming.
Pengaruh kebudayaan Sumbawa dan bima dipantulkan di rumah tradisional, pakaian, upacara tradisional dan kepercayaan.

Sejarah menurut
isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini
bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau),
namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua
yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin
oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan
oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan
Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal
dari Bali pada masa itu. Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di
pulau Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton dan
Selaparang.
Kerajaan
Selaparang sendiri muncul pada dua periode yakni pada abad ke-13 dan
abad ke-16. Kerajaan Selaparang pertama adalah kerajaan Hindu dan
kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit
pada tahun 1357.Kerajaan Selaparang kedua adalah kerajaan Islam dan kekuasaannya berakhir pada tahun 1740 setelah ditaklukkan oleh gabungan Kerajaan Karang Asem dari Bali dan Arya Banjar Getas yang merupakan keluarga kerajaan yang berkhianat terhadap Selaparang karena permasalahan dengan raja Selaparang.
Geografi
Selat Lombok menandai batas flora dan fauna Asia. Mulai dari pulau Lombok ke arah timur, flora dan fauna lebih menunjukkan kemiripan dengan flora dan fauna yang dijumpai di Australia daripada Asia [2]. Ilmuwan yang pertama kali menyatakan hal ini adalah Alfred Russel Wallace, seorang Inggris di abad ke-19. Untuk menghormatinya maka batas ini disebut Garis Wallace.
Selat Lombok menandai batas flora dan fauna Asia. Mulai dari pulau Lombok ke arah timur, flora dan fauna lebih menunjukkan kemiripan dengan flora dan fauna yang dijumpai di Australia daripada Asia [2]. Ilmuwan yang pertama kali menyatakan hal ini adalah Alfred Russel Wallace, seorang Inggris di abad ke-19. Untuk menghormatinya maka batas ini disebut Garis Wallace.
Topografi pulau ini didominasi oleh gunung berapi Rinjani
yang ketinggiannya mencapai 3.726 meter di atas permukaan laut dan
menjadikannya yang ketiga tertinggi di Indonesia. Gunung ini terakhir
meletus pada bulan Juni-Juli 1994. Pada tahun 1997
kawasan gunung dan danau Segara Anak ditengahnya dinyatakan dilindungi
oleh pemerintah. Daerah selatan pulau ini sebagian besar terdiri atas
tanah subur yang dimanfaatkan untuk pertanian, komoditas yang biasanya
ditanam di daerah ini antara lain jagung, padi, kopi, tembakau dan kapas.
Demografi
Peta bahasa di pulau Lombok
Sekitar 80% penduduk pulau ini adalah suku Sasak, sebuah suku bangsa yang masih dekat dengan suku bangsa Bali, tetapi sebagian besar memeluk agama Islam. Sisa penduduk adalah orang Bali, Jawa, Tionghoa dan Arab.
Bahasa
Disamping bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, penduduk pulau Lombok (terutama suku Sasak), menggunakan bahasa Sasak
sebagai bahasa utama dalam percakapan sehari-hari. Di seluruh Lombok
sendiri bahasa Sasak dapat dijumpai dalam empat macam dialek yang
berbeda yakni dialek Lombok utara , tengah, timur laut dan tenggara.
Selain itu dengan banyaknya penduduk suku Bali yang berdiam di Lombok (sebagian besar berasal dari eks Kerajaan Karangasem), di beberapa tempat terutama di Lombok Barat dan Kotamadya Mataram dapat dijumpai perkampungan yang menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa percakapan sehari-hari.
Agama
Sebagian besar penduduk pulau Lombok terutama suku Sasak menganut agama Islam. Agama kedua terbesar yang dianut di pulau ini adalah agama Hindu, yang dipeluk oleh para penduduk keturunan Bali yang berjumlah sekitar 15% dari seluruh populasi di sana. Penganut Kristen, Buddha
dan agama lainnya juga dapat dijumpai, dan terutama dipeluk oleh para
pendatang dari berbagai suku dan etnis yang bermukim di pulau ini.
Organisasi keagamaan terbesar di Lombok adalah Nahdlatul Wathan (NW),
organisasi ini juga banyak mendirikan lembaga pendidikan Islam dengan
berbagai level dari tingkat terendah hingga perguruan tinggi.
Di Kabupaten Lombok Utara, tepatnya di daerah Bayan, terutama di kalangan mereka yang berusia lanjut, masih dapat dijumpai para penganut aliran Islam Wetu Telu (waktu tiga). Tidak seperti umumnya penganut ajaran Islam yang melakukan salat lima kali dalam sehari, para penganut ajaran ini mempraktikan salat wajib
hanya pada tiga waktu saja. Konon hal ini terjadi karena penyebar Islam
saat itu mengajarkan Islam secara bertahap dan karena suatu hal tidak
sempat menyempurnakan dakwahnya.
Di Cakranegara (dulu bernama kerajaan Cakranegara) Kota Mataram
sekarang, dulunya ditemukan Naskah Lontar Kuno oleh Ekspedisi belanda
(KNIL) kemudian diambil lalu dibawa ke Belanda, naskah lontar ini
sebenarnya berada di Kerajaan Selaparang (sekarang sekitar daerah
Pringgabaya, Lombok Timur), namun pada saat peperangan antara Bali dan
Lombok, kerajaan Selaparang telah kalah karena diserang secara
tiba-tiba, dan akhirnya semua harta benda milik kerajaan selaparang
dirampas oleh pasukan Bali, sisa-sisa yang tidak terbawa kemudian
dibakar. Termasuk mahkota emas Raja selaparang (Pemban Selaparang) dan
naskah lontar Negara Kertagama yang sedang dipelajarai oleh para Putra
dan Perwira kerajaan Selaparang. halaman ini ditambahkan oleh Lalu
Zulkarnain, bekerja pada Sekretariat Daerah Kota Mataram.
Komunikasi adalah percakapan antara 2 orang atau lebih yang memberikan informasi tentang sesuatu yang bisa dibicarakan atau dibahas, atau jga ide dan pemikiran seseorang, percakapan juga bukan hanya dari lisan atau tidak cuma mengeluarkan suara dari bibir dan lidah, tapi kumunikasi juga bisa dilakukan dengan expresi ataupun gerakan tubuh manusia, komunikasi juga bisa terjadi karena ada kesama an atu satu arah tujuan yang di bahas.Secara etimologis (asal-usul kata), komunikasi berakar kata Latin, ”comunicare”, artinya “to make common” – membuat kesamaan pengertian, kesamaan persepsi.
Akar kata Latin lainnya “communis” atau “communicatus” atau “common” dalam bahasa Inggris yang berarti “sama”, kesamaan makna (commonness). Ada juga akar kata Latin ”communico” yang artinya membagi. Maksudnya membagi gagasan, ide, atau pikiran.
Sebagai konsep, William R. Rivers dkk. (2003) membedakan antara communication (tunggal, tanpa “s”) dan communications (jamak, dengan “s”). Communication adalah proses berkomunikasi. Sedangkan communications adalah perangkat teknis yang digunakan dalam proses komunikasi, e.g. genderang, asap, butir batu, telegram, telepon, materi cetak, siaran, dan film.
Penjelasan lain dikemukakan Edward Sapir. Menurutnya, communication adalah proses primer, terdiri dari bahasa, gestur/nonverbal, peniruan perilaku, dan pola perilaku sosial. Sedangkan communications adalah teknik-teknik sekunder, instrumen, dan sistem yang mendukung proses komunikasi, seperti kode morse, telegram, terompet, kertas, pulpen, alat cetak, film, serta pemancar siara radio/TV.
Secara terminologis (istilah), kita menemukan banyak definisi komunikasi. The Oxford English Dictionary, misalnya, mengartikan komunikasi sebagai “The imparting, conveying, or exchange of ideas, knowledge, information, etc. “ (Pemberian, penyampaian, atau pertukaran ide, pengetahuan, informasi, dsb.)
Para pakar juga berbed-beda redaksional dalam mendefinisikan komunikasi, seperti “pengalihan informasi untuk memperoleh tanggapan” (JL. Aranguren), “koordinasi makna antara seseorang dengan khalayak” (Melvin L DeFleur), dan “saling berbagi informasi, gagasan, atau sikap” (Wilbur Schramm).
Pengertian komunikasi paling populer datang dari Harold Lasswell, yakni “Who says what in which channel to whom and with what effects”, siapa mengatakan apa melalui saluran mana kepada siapa dan dengan pengaruh apa. Definisi Lasswell dianggap paling lengkap karena sekaligus menggambarkan proses dan elemen komunikasi, yakni komunikator (who), pesan (what), media atau sarana (channel), komunikan (whom), dan pengaruh atau akibat (effect).
Disadari atau tidak, dunia
digital marketing telah berevolusi, setidaknya pada 5 tahun terakhir. Digital
marketing yang saya kenal di 2009 telah jauh berbeda di 2014 dengan begitu
banyak dinamika teknologi dan pemahaman kita pada subjek digital marketing itu
sendiri tentunya. Saya coba resapi betul isu-isu yang saya temukan pada
kesempatan berdiskusi dengan klien, ngobrol dengan para ahli, juga tentunya
artikel yang banyak berseliweran di internet. Saya coba untuk merangkumkan
hasil penemuan saya tersebut melalui 5 poin berikut:
1. Content
Marketing
Pemahaman tentang content
marketing cukup beragam. Ada yang menyamakanya dengan branded content dan
native advertising. Ada juga yang bilang bahwa content marketing = viral
content. Tapi saya punya pemahaman sendiri mengenai content marketing. Saya
menyandarkan pemahaman content marketing pada konsep owned media, earned media,
dan paid media. Saya memahami dengan sederhana bahwa content marketing adalah
mempublikasikan content brand melalui media yang dimilikinya (owned media).
Konsekuensi dari konsep tersebut adalah “Brand becomes Media Organization”
mengapa begitu? Karena brand di saat ini membuat content jauh-jauh lebih banyak
dibanding dahulu sebelum era digital marketing dimulai.
Baik client dan agency perlu
memperhatikan hal ini dengan baik karena pekerjaan ini memerlukan energy yang
cukup besar untuk akhirnya bisa bersaing dengan strategi content marketing
brand competitor. Sekarang fans / follower memfollow sebuah brand tidak melulu
karena ada unsur kedekatan dengan sebuah brand. Tapi juga karena konten yang
dihasilkan oleh brand tersebut sangat relevan dengan interest dan berguna bagi
si follower tersebut. Hati-hati perusahaan media akan tersaingi dengan portal
website seperti gilamotor.com, supersoccer.co.id, clear.co.id dll. Perusahaan
media tidak hanya kehilangan potensi pendapatan iklan dari brand tersebut tapi
malah bisa saja menjadi saingan karena brand tersebut juga membuka unit usaha
yang sama, yaitu menjual space iklan dikarenakan banyaknya audience yang sudah
loyal di sebuah website dari sebuah brand. Esekusi dari content marketing
sangat beragam, tidak melulu hanya aktivasi content di social media, tapi juga
bisa sejauh memiliki “TV station” di YouTube dengan menghadirkan webisode, atau
juga blog korporat.
2. Social Customer Service
Di berbagai buku yang membahas
tentang perilaku Gen Y, salah satu poin yang menarik adalah bahwa Gen Y adalah
text generation bukan call generation. Artiny Gen Y jauh lebih nyaman memilih
texting sebagai bentuk komunikasinya dibanding menelpon. Perpindahan orientasi
dari synchronous communication menjadi asynchronous communication sedikit
banyak dipengaruhi oleh boomingnya situs jejaring social (social media) dimana
kita bisa mengatur betul bagaimana kita terlihat oleh orang lain dalam
berkomunikasi, tidak spontan seperti kita tahu dalam aktifitas menelpon atau
face-to-face communication. Dengan adanya pemahaman perubahan perilaku ini maka
kehadiran brand di dunia digital tidak hanya semata-mata menghadirkan
konten-konten yang keren melalui strategi content marketing yang telah saya
jabarkan sebelumnya. Tetapi juga brand harus sangat memperhatikan bagaimana
channel-channel di digital mampu menjawab berbagai macam keluhan dan pertanyaan
konsumen tentang brand. Saya melihat betul bahwa cukup banyak brand yang
berhenti hanya dalam usaha membuat konten sebagus-bagusnya di digital (content
marketing) tapi lupa dengan usaha untuk membawa pekerjaan customer service juga
ke digital. Alhasil, begitu banyak keluhan & kritikan (earned media) yang
dibaca oleh banyak orang lain yang bisa mengancam reputasi dari brand tersebut.
Pekerjaan ini tidak mudah dan sesungguhnya salah satu bagian dari tanggung
jawab PR. Disini kesempatan PR dan customer service berkolaborasi untuk bisa
membuat solusi dari pekerjaan besar ini.
3. Influencer Marketing
Kita tidak lagi hidup di era
One-to-Many Communication, kita saat ini hidup di era Many-to-Many
Communication, komunikasi menjadi kian horizontal. “Everyone has a voice”, kini
kita tidak lagi melulu bergantung pada media-media besar yang memiliki kekuatan
akses penyebaran informasi kepada khalayak luas. Entah itu website, blog, akun
FB, akun Twitter dll, masyrakat kini memiliki media yang bisa menjadi cara
untuk mengkomunikasikan dirinya ke banyak orang. Fenomena ini berdampak positif
dan juga negatif bagi pengelolaan reputasi brand di media. Coba anda bayangkan
bagaimana mengelola fans / follower yang sudah berjumlah ratusan ribu atau
mungkin jutaan. Bagaimana mengatur agar mereka tidak bilang negative tentang
brand kita? Untuk itu lah saat ini para digital marketer memiliki pekerjaan
besar untuk mengelola mereka dengan cara Influencer Marketing. Apa itu
Influencer Marketing? Simplenya adalah sebuah upaya untuk bisa “engage” dengan
para influencer yang relevan dengan brand kita. Tujuan dasarnya adalah
bagaimana kita bisa dekat dengan orang-orang yang memiliki influence besar
terhadap hal-hal yang berkaitan dengan brand kita. Bila sudah terjalin hubungan
baik dengan mereka maka kita bisa mengambil keuntungan dari mereka untuk
mendukung langkah-langkah yang brand kita lakukan.
4. Digital Marketing R.O.I
Pekerjaan digital marketing
sangat diuntungkan dengan kenyataan bahwa kita bisa mengukur segala bentuk
aktifitas campaign kita. Di lain sisi, hal menjadi sangat transparan bagi klien
untuk bisa menelusuri kinerja pekerjaan kita dari awal hingga akhir. Tentunya
tidak hanya masalah transparansi, itu baru dari sisi kulitnya saja, pertanyaan
lainnya adalah bagaimana campaign yang telah kita lakukan memiliki korelasi
langsung terhadapa peningkatan awareness brand kita dan juga pastinya adalah
pertumbuhan volume sales. Keahlian untuk memilih dan memilah data menjadi wajib
bagi para digital marketer karena pada kenyataanya walaupun di dunia digital marketing
memiliki begitu banyak data tapi pada prinsipnya kita hanya perlu data yang
benar-benar kita butuhkan. Teman-teman bisa banyak baca disiplin ilmu
Conversion Rate Optimization untuk mempelajari dari mulai menentukan budget
campaign untuk mengejar objektif yang telah ditetapkan hingga bagaimana menjaga
bahwa perencanaan bisa benar-benar teresekusi dengan baik pada kenyataanya.
5. Cross Media Campaign
Isu yang terakhir berkaitan
dengan trend fragmentasi media yang semakin seru di dunia media dan hiburan
saat ini. Anda pernah dengar istilah IMC, Integrated Marketing Communication
kan tentunya? Nah , Cross Media kurang lebih adalah pengembangan dari konsep
tersebut. Konsep dari cross media ini dibagi dua, Sequential dan Simultaneous.
Disebut sequential adalah ketika berbagai jenis media (TV, Radio, Website,
Flyer dll) saling mendukung satu dan lainnya membentuk sebuah kronologis /
narasi yang menambah experience dari audience dibanding hanya menikmati di satu
medium saja. Saya beri contoh di Social TV, kini experience nonton TV tidak
hanya berhenti ketika acara TV program selesai namun si pemirsa bisa lanjut
untuk melihat content – content tersebut di website akun social media TV
program tersebut. Kemudian dari sisi simultaneous, kini pemirsa bisa menikmati
kecanggihan Second Screen Experience technology dengan melakukan sinkronisasi
antara aplikasi mobile dengan tayangan TV yang sedang berlangsung di televisi.
5 poin tersebut bisa teman-teman
optimisasi lebih lanjut guna mendapatkan hasil yang lebih baik di setiap
campaign digital marketing yang akan atau sedang dilakukan oleh teman-teman.
Silakan untuk komentar atau mungkin ada isu lain yang teman-teman pembaca bisa
tambahkan.










